Senin, 03 Juni 2013

Renungan Pagi

Notes: click the title to read more
Nemu postingan ini di blog lama. ini bukan karya gue._. yap ini gue ambil(?) dari buku KKPK (Kecil-Kecil Punya Karya) gue lupa penulisnya siapa tau gue inget judul bukunya "Ashley's adventure" actually she's a good writer:)



     Bayangkan ketika kamu terbangun pada pagi hari. Kamu merasa terbangun seperti hari-hari sebelumnya. Lalu, kamu bangkit dari tempat tidurmu. Dan kamu menyadari sesuatu.

     Jiwamu tak ada dalam ragamu. Ragamu terlihat dingin dan kaku. Saat kamu berkaca, kamu tidak melihat apa-apa. Kamu seperti angin. Apa yang ingin kamu sentuh selalu lolos. Apa yang kamu lakukan??? Kamu menangis??? Itu begitu terlambat.

     Lalu, orangtuamu membuka pintu kamarmu dan melihat ragamu tergeletak kaku, dingin, dan tak bernyawa. Ingin rasanya kamu memeluk mereka. Tapi ingat, kamu tidak bisa karena kamu seperti angin. Kamu merasa kehilangan mereka.

     Kemudian, kamu melihat orangtuamu mengguncang ragamu itu. Apa perasaanmu??? Ingin kembali ke ragamu, lalu bangun dan berkata “Aku ada di sini Mom, Dad.”

     Dan akhirnya ragamu menyatu kembali dengan tanah. Dan membuat banyak orang membuang air matanya. Dan mereka anggap itu tidak sia-sia. Padahal, untuk apa mereka menangis??? Toh, kamu tidak bisa kembali.

     Bersyukurlah kepada Tuhan karena masih memberimu berkumpul dengan keluargamu. Bersyukurlah karena Tuhan masih mengizinkanmu untuk melihat mentari pagi. Dan bersyukurlah kepada Tuhan karena hidupmu tercukupi.

     Lakukan yang terbaik untuk semua orang karena suatu saat kamu sudah tidak ada mereka tetap mengenang jasa dan dirimu. Sayangi orangtuamu yang membesarkan kamu dengan penuh kasih sayang. Rajinlah belajar dan tunjukan prestasimu, buat orangtuamu bangga kepada kamu.

0 comments:

Posting Komentar

 

Blog Template by BloggerCandy.com